September 2021

Daftar Hari Besar Umat Muslim – Umat muslim merupakan salah satu agama yang memiliki banyak sekali umatnya. Bahkan sebagian besar masyarakat Indonesia beragama Islam. Hari besar agama Islam adalah hari yang ditunggu-tunggu umat Islam di dunia. Khususnya bagi umat muslim di Indonesia, ada beberapa hari besar agama Islam yang kedatangannya selalu disambut dan dirayakan. Beberapa hari besar agama Islam dirayakan dengan melakukan ibadah. Namun ada juga yang dirayakan dengan cara hanya memperingatinya saja.

Daftar Hari Besar Umat Muslim

1) Tahun Baru Hijriyah
Pertama, ada tahun baru Hijriyah. Perlu diketahui jika awal tahun Hijriyah ini ditandai dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW.

Setiap tahunnya hari besar umat Islam ini wajib untuk diperingati dengan tujuan untuk menjaga sejarah umat Islam.

Meskipun saat ini, masyarakat Indonesia lebih banyak menggunakan kalender masehi bukan berarti tidak memperingati tahun baru Hijriyah.

Untuk tahun 2021, tahun baru Hijriyah jatuh pada tanggal 9 Agustus 2021. kamu jangan sampai lupa untuk memperingatinya dengan melakukan ibadah.

2) Isra Miraj
Pasti kamu sudah tahu tentang peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Isra Miraj itu sendiri merupakan perjalanan malam yang dilakukan oleh Rasullulah SAW.

Pada peristiwa Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW diangkat ke langit untuk menerima perintah shalat fardhu 5 waktu sehari.

Perintah shalat fardhu ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh semua umat muslim di dunia.

Setiap tahunnya peristiwa Isra Miraj jatuh pada tanggal 25 Rajab pada penanggalan Hijriyah. Tahun ini, peristiwa Isra Miraj jatuh diperingati pada tanggal 11 Maret 2021.

Biasanya untuk memperingati diadakan acara pengajian, membaca risalah nabi dan sebagainya.

3) Maulid Nabi Muhammad SAW
Daftar hari besar Islam selanjutnya adalah Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi Muhammad diperingati setiap tahun 12 Rabiul Awal Tahun Gajah dalam kalender hijaiyah.

Sedangkan dalam kalender masehi yaitu tanggal 20 April 571. Setiap tahun, umat Islam di dunia selalu memperingati Maulid Nabi.

Hal ini dilakukan sebagai penghormatan dan juga mengingat kebesaran maupun keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Acara yang diadakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad setiap daerah berbeda-beda, disesuaikan dengan tradisi masing-masing daerah. Maulid Nabi Muhammad tahun ini diperingati pada tanggal 19 Oktober.

Baca Juga : Negara Timur Tengah Turut Kecam Terorisme

4) Idul Fitri
Idul Fitri atau yang sering disebut dengan lebaran diperingati pada tanggal 1 syawal.

Hari raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat muslim di seluruh dunia yang telah menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh pada bulan Ramadhan.

Puasa itu sendiri latihan bagi umat Islam untuk menjaga hati, lisan, pikiran dan semua anggota tubuhnya.

Setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa, umat manusia terutama seorang muslim akan kembali dalam fitrahnya atau suci. Saat merayakan hari raya Idul Fitri, umat Islam disunnahkan untuk menjalankan ibadah shalat id.

Setelah shalat id, bisa dilanjutkan dengan menyambung silaturahmi dengan orang terkasih. Tahun ini hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 13 Mei 2021.

5) Idul Adha
Hari raya Idul Adha setiap tahunnya jatuh pada tanggal 10 Zulhijah. Sebelum merayakan hari raya ini, umat muslim menjalankan ibadah puasa sunnah yang bernama Tarwiyah dan Arafah.

Hari raya Idul Adha diperingati untuk memperingati peristiwa qurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS.

Pada saat itu, Nabi Ibrahim ikhlas megorbankan putranya yang bernama Ismail untuk menjalankan perintah Allah SWT. Namun, saat itu Allah menggantinya dengan seekor domba.

Pada hari raya Idul Adha, umat muslim juga menjalankan ibadah sunnah shalat Id. Setelah menjalankan ibadah ini, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban seperti apa yang pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim.

Di Indonesia sendiri, hewan qurban yang disembelih adalah sapi atau kambing. Tahun ini hari raya Idul Adha diperingati pada tanggal 20 Juli 2021.

Negara Timur Tengah Turut Kecam Terorisme – Sebagian besar rakyat Arab Saudi adalah orang beragama muslim. Kementrian Arab Saudi mengeluarkan beberapa pernyataan tentang solidaritas dengan rakyat

Prancis dijadwalkan menggelar aksi untuk mengenang Samuel Paty (47 tahun). Sedangkan aksi nasional akan digelar pada Rabu (21/10). Paty dibunuh, Jumat (16/10), saat ia dalam perjalan dari sekolah rumahnya di Conflans-Sainte-Honorine, pinggiran Paris.

Penyerangnya adalah Abdullakh Anzorov (18 tahun) ditembak hingga tewas oleh polisi. Sang pelaku adalah keturunan Chechnya yang lahir di Moskow, Rusia.

Negara Timur Tengah Turut Kecam Terorisme

Anzorov telah tinggal di Prancis sejak usia enam tahun, saat ia dan keluarganya mendapat status pencari suaka. Ia sendiri bahkan tahun ini mendapat status izin tinggal di Prancis.

Laman Arab News menyatakan, Kemenlu Saudi juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban, Pemerintah Prancis, dan rakyat Prancis. Saudi mengatakan mereka menolak semua bentuk kekerasan, ekstremisme, dan terorisme.

Saudi juga mengulangi seruannya untuk menghormati simbol-simbol keagamaan. Saudi meminta semua pihak untuk menahan diri agar tidak memercik kebencian dengan menghina agama mana pun.

Ketua Liga Muslim Dunia Sheikh Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa mengatakan, seluruh agama menilai tindakan kekerasan dan terorisme adalah kejahatan. Ia menekankan pentingnya upaya untuk memerangi terorisme dan mencabut akarnya, termasuk memberantasi ideologi ekstremis yang mendukung kejahatan semacam itu.

Al-Issa juga mendesak agar para pemimpin Prancis menentang semua bentuk teror. Prancis, katanya, melanjutkan upaya mereka memberantas apa pun yang bisa merusak keamanan dan stabilitas.

Di pusat ilmu Al-Azhar, di Kairo, Mesir mengecam kejahatan sadis yang terjadi di Prancis dan semua bentuk teror lain. Al-Azhar menyatakan, “Pembunuhan adalah kejahatan yang tidak bisa dibenarkan dengan dalih apa pun. Al-Azhar juga menggarisbawahi seruannya yang terus-menerus untuk mengecam ujaran kebencian dan kekerasan dan membela pentingnya untuk menghormati kesucian dan sosok keagamaan, menahan diri agar tidak memantik kebencian melalui penghinaan terhadap agama.”

Baca Juga ;Rukun Iman Sebagai Umat Muslim

Insiden Kebencian

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi berkata kerajaan mereka dengan tegas menolak serangan di gereja.

Kemelu Mesir turut mengeluarkan pernyataan bahwa Mesir berdiri bersama pemerintah dan rakyat Prancis. Serangan terorisme itu dinilai Mesir sebagai “insiden kebencian.”

Qatar mengecam tindakan kekerasan, terutama yang terjadi di rumah ibadah. Qatar pun menolak tindakan kekerasan dan terorisme.

Perdana Menteri Terpilih Lebanon, Saad Hariri, juga meminta umat Muslim untuk menolak tindakan terorisme di Prancis.

“(Tindakan ini) tak ada hubungannya dengan Islam and Rasulullah,” ujarnya.

Apa Kata Donald Trump?

Calon presiden petahana dari Partai Republik AS, Donald Trump juga menyampaikan dukungannya terhadap Prancis melalui Twitter.

Selain itu, Donald Trump menyebut insiden itu sebagai ‘serangan teroris Islam radikal’.

“Hati kami bersama orang-orang Prancis. Amerika berdiri bersama sekutu tertua kita dalam pertempuran ini,” ujar Trump via Twitter.

“Serangan teroris Islam Radikal ini harus segera dihentikan. Tidak ada negara, Prancis, atau yang lainnya yang dapat bertahan lama dengan itu!,” sebut Trump.

Rukun Iman Sebagai Umat Muslim – Dalam beragama muslim, ada banyak sekali pengajaran yang wajib untuk di pelajari. Salah satu nya adalah rukun iman yang wajib sebagai umat muslim.

Rukun Iman Sebagai Umat Muslim

1. Iman kepada Allah SWT

Iman kepada Allah berarti bahwa setiap muslim harus mengimani adanya Allah, mengimani rububiah Allah, mengimani uluhiah Allah dan mengimani semua nama dan sifat Allah. Tujuannya agar seorang muslim percaya bahwa Allah itu benar-benar ada sebagai Tuhan Semesta Alam yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya.

Berikut ini beberapa makna yang terkandung dalam rukun iman pertama, iman kepada Allah SWT:

Mengimani rububiah Allah berarti beriman atau percaya bahwa tidak ada yang menciptakan, menguasai, dan mengatur alam semesta ini kecuali Allah SWT.
Umat Islam percaya bahwa Tuhan itu hanya satu yaitu Allah SWT. Tak ada Tuhan lain selain Allah yang dapat mengatur dunia ini. Sifat orang yang bertakwa yaitu seorang muslim tidak boleh percaya tentang kuasa lain, selain kuasa yang dimiliki Allah SWT. Hanya Allah yang menciptakan serta mengatur alam semesta ini.
Mengimani uluhiah Allah adalah menyakini bahwa tidak ada sesembahan lain yang berhak untuk disembah selain Allah SWT. Seorang muslim dilarang untuk menyembah selain menyembah Allah SWT. Kita masih sering melihat orang yang senang menyembah benda atau bahkan kuburan tertentu. Hal tersebut sangat dilarang dalam Islam dan menyebabkan keimanan seseorang dipertanyakan.
Mengimani nama dan sifat-sifat Allah dan Asmaul Husna, yaitu percaya dan yakin terhadap sifat-sifat Allah yang tersirat dalam nama-nama Allah atau Asmaul Husna. Ada 99 nama Allah yang perlu dipelajari oleh seorang muslim sehingga dapat memahami sifat-sifat Allah. Sifat-sifat Allah tersebut misalnya Ar Rahman (Maha Pengasih), Ar Rahim (Maha Penyayang), Al Malik (Maha Merajai), Al Quddus (Maha Suci), As Salaam (Maha Memberi Keamanan).

2. Rukun iman kepada Malaikat

Rukun Iman selanjutnya adalah iman kepada malaikat Allah. Malaikat berdasarkan sisi bahasa merupakan kata bahasa Arab yang berasal dari kata “malak” atau kekuatan. Di dalam ajaran Islam, diketahui bahwa malaikat diciptakan Allah dari cahaya.

Hikmah dari beriman kepada malaikat berarti percaya dan yakin tentang adanya malaikat walaupun kita tak bisa melihatnya. Terdapat 10 malaikat yang wajib diketahui oleh umat muslim, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan.

Baca Juga :Ini 10 Jenis Sedekah yang Paling Utama

3. Iman kepada kitab-kitab Allah

Umat Islam wajib mempercayai fungsi iman kepada kitab Allah. Sebab, kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT merupakan firman yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul untuk membimbing umat-umat mereka pada zamannya.

Kitab suci umat Islam sendiri adalah Al-Qur’an. Namun, selain itu, terdapat kitab-kitab lain yang juga merupakan kitab-kitab Allah, seperti Taurat, Injil, dan Zabur.
Lanjutkan membaca artikel di bawah

4. Iman kepada Nabi dan Rasul

Selanjutnya, rukun iman yang wajib diyakini oleh umat muslim adalah iman kepada Rasul Allah. Rasul sendiri merupakan utusan Allah yang mendapatkan wahyu dan diperintahkan untuk menyampaikan serta mengamalkannya.

Semua rasul pasti merupakan seorang Nabi, sedangkan Nabi belum tentu rasul. Ini karena Nabi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada umat. Nah, dalam ajaran Islam terdapat 25 Nabi dan Rasul yang wajib dipelajari dan diketahui.