Umat Muslim

Rukun Iman Sebagai Umat Muslim – Dalam beragama muslim, ada banyak sekali pengajaran yang wajib untuk di pelajari. Salah satu nya adalah rukun iman yang wajib sebagai umat muslim.

Rukun Iman Sebagai Umat Muslim

1. Iman kepada Allah SWT

Iman kepada Allah berarti bahwa setiap muslim harus mengimani adanya Allah, mengimani rububiah Allah, mengimani uluhiah Allah dan mengimani semua nama dan sifat Allah. Tujuannya agar seorang muslim percaya bahwa Allah itu benar-benar ada sebagai Tuhan Semesta Alam yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya.

Berikut ini beberapa makna yang terkandung dalam rukun iman pertama, iman kepada Allah SWT:

Mengimani rububiah Allah berarti beriman atau percaya bahwa tidak ada yang menciptakan, menguasai, dan mengatur alam semesta ini kecuali Allah SWT.
Umat Islam percaya bahwa Tuhan itu hanya satu yaitu Allah SWT. Tak ada Tuhan lain selain Allah yang dapat mengatur dunia ini. Sifat orang yang bertakwa yaitu seorang muslim tidak boleh percaya tentang kuasa lain, selain kuasa yang dimiliki Allah SWT. Hanya Allah yang menciptakan serta mengatur alam semesta ini.
Mengimani uluhiah Allah adalah menyakini bahwa tidak ada sesembahan lain yang berhak untuk disembah selain Allah SWT. Seorang muslim dilarang untuk menyembah selain menyembah Allah SWT. Kita masih sering melihat orang yang senang menyembah benda atau bahkan kuburan tertentu. Hal tersebut sangat dilarang dalam Islam dan menyebabkan keimanan seseorang dipertanyakan.
Mengimani nama dan sifat-sifat Allah dan Asmaul Husna, yaitu percaya dan yakin terhadap sifat-sifat Allah yang tersirat dalam nama-nama Allah atau Asmaul Husna. Ada 99 nama Allah yang perlu dipelajari oleh seorang muslim sehingga dapat memahami sifat-sifat Allah. Sifat-sifat Allah tersebut misalnya Ar Rahman (Maha Pengasih), Ar Rahim (Maha Penyayang), Al Malik (Maha Merajai), Al Quddus (Maha Suci), As Salaam (Maha Memberi Keamanan).

2. Rukun iman kepada Malaikat

Rukun Iman selanjutnya adalah iman kepada malaikat Allah. Malaikat berdasarkan sisi bahasa merupakan kata bahasa Arab yang berasal dari kata “malak” atau kekuatan. Di dalam ajaran Islam, diketahui bahwa malaikat diciptakan Allah dari cahaya.

Hikmah dari beriman kepada malaikat berarti percaya dan yakin tentang adanya malaikat walaupun kita tak bisa melihatnya. Terdapat 10 malaikat yang wajib diketahui oleh umat muslim, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan.

Baca Juga :Ini 10 Jenis Sedekah yang Paling Utama

3. Iman kepada kitab-kitab Allah

Umat Islam wajib mempercayai fungsi iman kepada kitab Allah. Sebab, kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT merupakan firman yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul untuk membimbing umat-umat mereka pada zamannya.

Kitab suci umat Islam sendiri adalah Al-Qur’an. Namun, selain itu, terdapat kitab-kitab lain yang juga merupakan kitab-kitab Allah, seperti Taurat, Injil, dan Zabur.
Lanjutkan membaca artikel di bawah

4. Iman kepada Nabi dan Rasul

Selanjutnya, rukun iman yang wajib diyakini oleh umat muslim adalah iman kepada Rasul Allah. Rasul sendiri merupakan utusan Allah yang mendapatkan wahyu dan diperintahkan untuk menyampaikan serta mengamalkannya.

Semua rasul pasti merupakan seorang Nabi, sedangkan Nabi belum tentu rasul. Ini karena Nabi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada umat. Nah, dalam ajaran Islam terdapat 25 Nabi dan Rasul yang wajib dipelajari dan diketahui.

muslim muslim

Ini 10 Jenis Sedekah yang Paling Utama – Sedekah merupakan amalan mulia dengan banyak keutamaan. Setidaknya, ada 10 jenis sedekah yang paling utama dalam Islam. Apa saja?
Allah SWT menjamin orang yang menyedekahkan harta di jalan-Nya akan diberi balasan yang berlipat ganda. Mereka juga akan mendapatkan pahala yang mulia dari sedekahnya itu. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Hadid ayat 18 sebagai berikut:

اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ – ١٨

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.” (QS. Al-Hadid: 18)

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa sedekah dapat memanjangkan umur dan mencegah kematian yang buruk. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya dan mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah) dan Allah pula akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.” (HR. Thabrani)

Sedekah tidak hanya berbentuk harta benda. Sedekah juga bisa dilakukan dalam bentuk non materi seperti menolong orang lain dengan tenaga dan pikiran, mengajarkan ilmu, dan semacamnya.

Ada beberapa jenis yang paling utama jika dilaksanakan dengan ikhlas dan mengharap ridho-Nya semata. Dikutip dari buku Kehebatan Sedekah oleh Fuad Abdurrahman, berikut 10 jenis sedekah yang paling utama

1. Sedekah Khofiyyah

Sedekah khofiyyah artinya sedekah yang tersembunyi. Sedekah ini juga disebut dengan sedekah sir (secara rahasia). Sedekah khofiyyah merupakan sedekah yang paling utama karena dilakukan secara sembunyi, ikhlas, dan semata-mata mengharap ridha Allah Ta’ala.

Dalam QS. Al Baqarah ayat 271 Allah SWT berfirman:

إِن تُبْدُوا۟ ٱلصَّدَقَٰتِ فَنِعِمَّا هِىَ ۖ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا ٱلْفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّـَٔاتِكُمْ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Baqarah: 271)

2. Sedekah dalam Keadaan Sehat dan Kuat
Sedekah yang diberikan ketika sehat lebih utama daripada sedekah yang diberikan ketika sedang sakit atau dalam bentuk wasiat setelah meninggal dunia.

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, diceritakan bahwa ada seorang laki-laki yang menemui Nabi Muhammad SAW, lalu dia bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang pahalanya paling besar?” Nabi SAW menjawab:

“Engkau bersedekah dalam keadaan sehat, sangat menyayangi harta, takut miskin, dan mengharapkan kekayaan. Janganlah engkau menunda-nunda (sedekah). Ketika ruh (nyawa) sampai di tenggorokan (hampir meninggal, barulah) engkau berwasiat: untuk si anu sekian, untuk si anu sekian. Padahal waktu itu kekayaan sudah menjadi hak ahli waris.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Sedekah dari Kelebihan Harta
Sedekah ini dilakukan ketika kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangganya terpenuhi sementara ia masih memiliki kelebihan harta. Dengan begitu, ia menyedekahkan hartanya kepada orang lain.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 219 sebagai berikut:

“…dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka infakkan. Katakanlah, “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.” (QS. Al Baqarah: 219).

Adapun, orang yang bersedekah, sementara keluarganya membutuhkannya atau dia masih mempunyai utang, maka membayar utang dan menafkahi keluarga lebih utama.

4. Sedekah Sesuai dengan Kemampuan
Bersedekah sesuai dengan kemampuan seseorang, baik sedikit maupun banyak maka itu termasuk sedekah yang paling utama. Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya untuk bersedekah sesuai dengan kemampuan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah yang paling utama adalah yang sesuai dengan kemampuan. Dan dahulukan orang-orang yang menjadi tanggunganmu.” (HR. Abu Dawud)

Baca Juga : Siswi Non-muslin Dipaksa Memakai Hijab

5. Sedekah kepada Keluarga (Istri dan Anak)
Bersedekah kepada keluarganya termasuk sedekah yang paling utama. Disebutkan dalam sebuah hadits Imam Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan:

“Ada empat macam dinar (harta dan penggunaannya). Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin, satu dinar engkau belanjakan untuk membebaskan hamba sahaya, satu dinar engkau infakkan di jalan Allah, dan satu dinar lagi engkau nafkahkan kepada keluargamu. Yang paling utama dari keempatnya adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu.” (HR. Muslim).

6. Sedekah kepada Kerabat
Bersedekah kepada kerabat termasuk sedekah yang paling utama. Kerabat adalah paman, bibi, sepupu dan lain-lain. Akan tetapi, yang harus diutamakan dari kerabat untuk diberikan sedekah adalah anak yatim yang ada hubungan kerabat dan kerabat yang memusuhi kita tapi dia menyembunyikannya.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda: “Bersedekah kepada orang miskin itu termasuk sedekah, dan bersedekah kepada kerabat ada dua (keuntungan): termasuk sedekah dan (menjalin) silaturahmi.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

7. Sedekah kepada Tetangga
Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk berbuat baik kepada tetangga. Sebagaimana firman-Nya dalam surat An-Nisa ayat 36:

۞ وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ – ٣٦

Artinya: “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. An-Nisa: 36).

Bersedekah kepada tetangga termasuk amal saleh yang utama. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW berpesan: “Hai Abu Dzar, jika engkau memasak, perbanyaklah kuahnya. Lalu, bagikan kepada tetanggamu.” (HR. Muslim)

8. Sedekah kepada Kawan Seperjuangan di Jalan Allah
Sedekah kepada kawan seperjuangan di jalan Allah SWT termasuk sedekah yang utama. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Seutama-utama dinar (harta) yang diinfakkan oleh seseorang ialah dinar yang diinfakkan untuk keluarganya. Lalu, dinar yang diinfakkan untuk kendaraan dalam perjuangan fii sabiilillaah. Dan dinar yang diinfakkan untuk membantu kawan-kawan seperjuangannya fii sabiilillaah.” (HR. Muslim)

9. Sedekah untuk Keperluan Jihad fii sabilillaah
Berjihad dengan harta di jalan Allah SWT termasuk salah satu sifat orang mukmin. Sebagian ulama berpendapat bahwa jihad memiliki makna luas. Jihad adalah segala usaha yang dicurahkan untuk kemajuan Islam.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda: “Seutama-utama sedekah adalah ia kemah (untuk berteduh dan beristirahat) fii sabiilillaah…” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

10. Sedekah Jariyah
Sedekah jariyah adalah sedekah yang akan terus mengalir pahalanya. Bahkan, ketika yang bersangkutan sudah meninggal dunia sekalipun. Sedekah jariyah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk. Seperti membangun masjid, menyebarkan ilmu, memberi makan, hingga menggali sumur untuk kepentingan orang banyak.

Siswi Non-muslin Dipaksa Memakai Hijab Siswi Non-muslin Dipaksa Memakai Hijab

Siswi Non-muslin Dipaksa Memakai Hijab – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut siswi non muslim yang dipaksa memakai hijab.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda prihatin dengan dugaan kewajiban siswi non-muslim mengenakan jilbab di SMK Negeri 2 Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Bahkan, menurutnya hal itu terlalu berlebihan dan mengancam keragaman bangsa.

“Kami sangat prihatin dengan fenomena maraknya sikap intoleran di lembaga-lembaga pendidikan milik pemerintah. Banyak tenaga-tenaga pendidik yang tidak tepat dalam mengajarkan semangat keberagamaan di kalangan siswa,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda melalui keterangan tertulis yang IDN Times terima pada Minggu (24/1/2020).

1. Fenomena tersebut bukan yang pertama kali terjadi

Huda mengatakan fenomena di Sumbar bukanlah kejadian pertama yang menunjukkan menguatnya sikap intoleransi di sekolah-sekolah negeri. Misalnya saja, ia bercerita soal seorang guru di Jakarta yang meminta siswa-siswanya memilih calon ketua OSIS dengan alasan SARA. Kejadian serupa juga sempat terjadi di Depok, Jawa Barat.

“Kejadian-kejadian tersebut cukup memprihatinkan karena diduga dilakukan oleh tenaga pendidikan di sekolah negeri yang harusnya mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila dengan inti penghormatan terhadap nilai kebhinekaan,” katanya.

2. Otonomi daerah tidak bisa dijadikan alasan

Menurutnya, di wilayah yang memiliki otonomi daerah, penyelenggaraan SMA dan SMK negeri di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi. Sehingga, Pemprov memiliki otoritas untuk mengatur arah kebijakan sekolah, distribusi guru, hingga kebijakan anggaran.

Walaupun demikian, ia menekankan seharusnya kebijakan-kebijakan tersebut tetap mengacu pada nilai-nilai dasar pilar bernegara yakni UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Tidak benar jika atas nama otonomi daerah, suatu wilayah mempunyai kebebasan termasuk unit penyelenggaraan pendidikan membuat aturan yang secara prinsip bertentangan dengan nilai dasar-nilai dasar kita dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

Baca Juga:Rencana Dikbud Gabung Pelajaran Agama Islam dengan PKN

3. Kemendikbud harus fokus siapkan kebijakan antisipatif

Politikus PKB ini juga menyoroti cara pandang keagamaan sempit dan kaku kian masuk ke Lembaga Pendidikan negeri. Seharusnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) fokus menyiapkan kebijakan antisipatif, baik melalui kurikulum maupun pembinaan SDM.

“Dalam upaya merekrut tenaga dosen atau guru misalnya harus ada screening yang ketat mengenai rekam jejak mereka. Pun demikian, dalam aktivitas belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakulikuler jangan sampai ada materi-materi yang disisipi nilai-nilai intoleran,” katanya.

Rencana Dikbud Gabung Pelajaran Agama Islam dengan PKN Rencana Dikbud Gabung Pelajaran Agama Islam dengan PKN

Rencana Dikbud Gabung Pelajaran Agama Islam dengan PKN – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut rencena dikbud untuk menggabungkan pendidikan agama islam dengan pkn.

Beredar tangkapan layar artikel berita yang menarasikan Mendikbud berencana menggabungkan pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan. Artikel ini beredar di media sosial.

Belom kelar polemik RUU HIP muncul lagi rencana penggabungan pelajaran PAI & PKN ! Inikah perwujudan gagasan “ketuhanan yang berkebudayaan” ?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Terbukti sudah omongan yang mengatakan jika kita salah pilih orang, maka umat Islam akan terus dibikin repot selama 5 tahun. Masih ada yang mengelak tentang pentingnya urusan politik ? Mungkin kita masih bisa terus mengkritik, bikin mobil, bikin artikel, demo, dan berbagai cara memprotes pemerintah. Tapi bagaimanapun, yang meng-goalkan kebijakan adalah pemerintah. Mereka bisa mendengar & menerima protes kita, tapi juga bisa mengacuhkan & menolaknya. Bahkan opsi yang kedua ini lebih banyak terjadi. Protes dari kita lebih sering diabaikan, dan mereka tetap ngotot menjalankan agendanya.

Dengan begini, masihkah ada yang apatis dengan masalah politik ?
Mungkin hari ini kita masih bisa sholat berjamaah di masjid, masih bisa ikut kajian2, masih bisa beribadah dengan tenang, yang akhwat masih bebas berhijab syar’i, namun jika pemerintahan terus dipegang orang2 sekuler, liberal, kiri, kapheer harbi, dan orang2 yang tidak suka dengan islam lainnya, bisa2 kelak kebebasan kita untuk beribadah & menjalankan agama kita akan semakin terganggu. Mereka akan terus membuat kebijakan yang merugikan umat Islam.

Dengan begini, masihkah kita acuh tak acuh dengan politik ?
Memang sebagian umat Islam ada yang pro & kontra dengan masalah pemilu & parlemen, namun menurut pandangan saya pribadi, hal tersebut bukan hanya boleh, tapi wajib dimenangkan oleh umat Islam ! Karena ini hal yang darurat ! Bukankah dalam keadaan darurat sesuatu yang haram bisa menjadi boleh ?

Jangan sampai Islam di Indonesia disingkirkan lewat jalur politik ! Jangan sampai Islam di Indonesia tinggal goresan pena dalam buku2 sejarah ! Jangan biarkan Indonesia jadi Andalusia kedua !

Walaupun pihak Kemendikbud menyatakan hal ini (penggabungan mata pelajaran PAI & PKN) baru diskusi semata di internal mereka, namun hal ini harus kita kawal. Jangan sampai ketika umat lengah, ide ini diresmikan menjadi kebijakan.

Bertambah satu lagi PR yang harus dikawal oleh umat Islam, setelah beberapa waktu ada RUU P-KS (yang pembahasannya ditunda, bukan dibatalkan), kemudian RUU HIP (yang pembahasannya juga ditunda, bukan dibatalkan), dan sekarang ada lagi wacana penyatuan mata pelajaran PAI & PKN. Belum lagi masalah kemiskinan, pemurtadan, kebodohan, aliran sesat, paham sepilis, dan tidak mau bersatunya umat, serta seabrek masalah lainnya. Masalah umat Islam di negeri ini begitu lengkap yaa !”

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran kami, klaim bahwa Mendikbud berencana menggabungkan Pendidikan Agama Islam dengan Pendidikan Kewarganegaraan adalah salah. Faktanya, isu ini sudah dibantah langsung oleh Kemendikbud dan tidak ada rencana menggabungkan dua mata pelajaran tersebut.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kemendikbud, Totok Suprayitno menegaskan tidak ada rencana peleburan mata pelajaran Pendidikan Agama dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) seperti informasi yang beredar di publik.

Meski begitu, Totok mengakui, jika Kemendikbud terus melakukan kajian terkait penyederhanaan kurikulum 2013 yang berjalan saat ini. Namun hingga saat ini, belum ada keputusan akhir tentang bentuk penyederhanaan kurikulum 2013 tersebut.

“Bahan diskusi terakhir yang disampaikan ke saya adalah susunan kelompok mata pelajaran tidak ada digabung seperti itu, tetapi tetap berdiri sendiri seperti yang berlaku saat ini,” kata Totok dalam keterangannya, Kamis 18 Juni 2020.

Baca Juga:Ketentuan Menuntut Ilmu dalam Islam

Pernyataan tersebut disampaikan Totok menjawab beredarnya sebuah dokumen bertuliskan ‘Dokumen Rahasia’ di media sosial utamanya aplikasi percakapan Whatsapp terkait rencana penyederhanaan kurikulum tersebut. Dalam dokumen tersebut terdapat tabel yang bertuliskan mata pelajaran pendidikan agama bakal digabung dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Tampak sebuah paparan usulan peleburan mata pelajaran Agama kelas 1 hingga kelas 3 Sekolah Dasar (lower grade). “Yang diramaikan itu adalah bahan diskusi awal internal di antara tim kerja kurikulum. Diskusi masih terus berlangsung dan saat ini belum ada keputusan apapun dari kementerian,” tegas Totok.

Hal yang sama diungkapkan, Plt. Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad juga menegaskan tidak ada rencana Kemendikbud melakukan penyederhanaan kurikulum dengan peleburan mata pelajaran Agama. Pembahasan penyederhanaan kurikulum 2013 itu sendiri dilakukan untuk merancang pembelajaran yang lebih efektif.

“Pusat Kurikulum menyiapkan penyederhanaan kurikulum yang disertai penyusunan berbagai modul pendukungnya,” tegas Hamid.

Lebih lanjut dalam materi diskusi itu terdapat pula peleburan pada mata pelajaran kelas 4 hingga kelas 6 (upper grade). Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bakal dilebur dengan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan nama Sains Dasar.

Ketentuan Menuntut Ilmu dalam Islam Ketentuan Menuntut Ilmu dalam Islam

Ketentuan Menuntut Ilmu dalam Islam – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini beberapa artikel yang membahas mengenai ketentuan menuntut ilmu dalam Islam.

Bagi seorang muslim, menuntut ilmu adalah tanggung jawab sehingga harus dipastikan kebenaran dan manfaatnya. Ilmu yang diperoleh nantinya digunakan untuk memperbaiki diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits telah menjelaskan tugas dan tanggung jawab muslim untuk menuntut ilmu

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ

Artinya: “Mencari ilmu adalah kewajiban setiap Muslim, dan siapa yang menanamkan ilmu kepada yang tidak layak seperti yang meletakkan kalung permata, mutiara, dan emas di sekitar leher hewan.” (HR Ibnu Majah).

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Ciamis, sempat menjelaskan syarat seorang muslim dalam menuntut ilmu. Syarat ini kemudian diterapkan sehingga ilmu yang diperoleh benar-benar bermanfaat.

Berikut 6 syarat menuntut ilmu dalam Islam:

1. Cerdas akal, emosi, dan akhlak

2. Kemauan yang kuat

3. Sabar saat menemui kesulitan dan kemudahan

4. Punya cukup bekal

5. Belajar dari guru yang kompeten

6. Waktu yang tidak kurang untuk belajar.

Ali Ruqaya yang merupakan penggagas komunitas muslim di Greater Toronto Area (GTA), pernah membahas adab menuntut ilmu bagi seorang muslim. Pembahasan ini ada dalam tulisan berjudul Seven Golden Etiquettes for Seekers of Knowledge, yang dipublikasikan di situs The Productive Muslim Company.

Berikut adab menuntut ilmu dalam Islam:

1. Diawali dengan niat

Niat yang baik menentukan keberhasilan seorang muslim dalam menuntut ilmu. Pentingnya niat telah diingatkan Rasulullah SAW kepada para umatnya dalam hadits

إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ

Artinya: “Sebuah perbuatan dinilai berdasarkan motivasinya (niyyah), dan tiap orang mendapatkan apa yang diniatkan. Mereka yang hijrah karena Allah dan RasulNya maka Allah SWT dan RasulNya akan membalas orang tersebut, namun mereka yang hijrah karena hal yang bersifat duniawi atau wanita yang akan dinikahi maka dia akan mendapatkan hal tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim).

2. Melakukan yang terbaik (ihsan)

Selain niat karena Allah SWT, usaha terbaik harus dilakukan tiap muslim saat menuntut ilmu. Usaha terbaik (ihsan) akan mendapat hasil yang juga baik sesuai hadits Rasulullah SAW

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَةَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Artinya: “Sungguh Allah SWT telah menetapkan ihsan dalam segala hal. Jika kalian berperang maka lakukanlah yang terbaik. Jika sedang menyembelih hewan maka lakukan juga usaha terbaik. Salah satu dari kalian mengasah pisaunya, sedangkan yang lain menenangkan hewan yang akan disembelih.” (HR Tirmidzi).

3. Tawakal

Setelah melakukan usaha terbaik, tiap muslim menyerahkan hasilnya sesuai ketentuan Allah SWT sesuai sifat tawakal. Ali Ruqaya menjelaskan, tawakal adalah sifat penting yang memungkinkan seorang muslim tidak mudah menyerah. Usaha dan doa hanya kepada Allah SWT menjadi bekal penting bagi muslim dalam menuntut ilmu.

4. Menghilangkan sikap dan kebiasaan buruk

Ali Ruqaya menjelaskan pentingnya menghilangkan sikap dan kebiasaan buruk, lewat cerita Imam Syafi’i yang merasa ingatannya lemah. Guru Imam Syafi’i, Waqi, menyarankan muridnya untuk berhenti melakukan dosa. Menurut Waqi, pengetahuan adalah cahaya Allah SWT dan Allah SWT tidak mau cahayanya menyinari dosa.

5. Bersyukur pada Allah SWT

Dalam firmanNya surat Ibrahim ayat 7, Allah SWT telah menjelaskan manfaat bersyukur dalam segala hal termasuk saat menuntut ilmu. Bersyukur akan membuka nikmat lain dari Allah SWT

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Arab latin: Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna ‘ażābī lasyadīd

Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengatakan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat pedih.”

6. Selalu dzikir dan mengucapkan istighfar

Dzikir dan istigfar jangan sampai tidak diucapkan muslim saat menuntut ilmu, ketika menemui kesenangan atau halangan. Selalu ingat Allah SWT akan menghindarkan muslim dari hal buruk sesuai hadits

الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلاَّ ذِكْرَ اللَّهِ وَمَا وَالاَهُ أَوْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا

Artinya: “Dunia dan segala isinya adalah kutukan, kecuali mengingat Allah SWT (dzikir) dan segala hal yang mendukungnya atau orang yang memiliki atau memperoleh ilmu.” (HR Ibnu Majah).

7. Berdoa supaya terhindar dari malas dan kesulitan

Berikut doa yang bisa dibaca supaya terhindar dari rasa malas saat menuntut ilmu

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

Arab latin: Allaahumma inni a`oodhu bika minal-hammi wal-ḥazani wal-`ajzi wal-kasali wal-bukhli wal-jubni wa ḍala`id-dayni wa ghalabatir-rijaal

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari kecemasan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, sesat dan pengecut, beban hutang dan dari penguasaan manusia.”

Jika menemui kesulitan, doa ini bisa dibaca untuk memohoan bantuan dari Allah SWT

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Arab latin: Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syiita sahlaa

Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali Kau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.”

Macron Sebut Islam dalam Krisis Macron Sebut Islam dalam Krisis

Macron Sebut Islam dalam Krisis – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang Erdogan Cela Macron yang sebut Islam sedang dalam kondisi krisis.

Presiden Turki Tayyip Erdogan mencela mitranya dari Prancis Emmanuel Macron atas komentarnya pekan lalu yang berjanji untuk melawan separatisme Islam. Erdogan mengatakan bahwa pernyataan itu adalah provokasi yang jelas dan menunjukkan ketidaksopanan pemimpin Prancis itu.

Macron mengatakan “separatisme Islam” mengancam akan mengambil kendali di beberapa komunitas Muslim di Prancis dan RUU tentang masalah tersebut akan dikirim ke parlemen dengan langkah-langkah yang membatasi sekolah di rumah dan mendorong pengajaran bahasa Arab.(Baca juga: Sebut Islam dalam Krisis, Macron Tuai Kecaman)

“Pernyataan ‘Islam dalam krisis’ yang dibuat oleh Macron di kota di mana mayoritas Muslim sangat tidak sopan, itu adalah provokasi yang jelas,” kata Erdogan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (7/10/2020).

Macron menyampaikan sambutannya saat berkunjung ke Les Mureaux, pinggiran utara Paris yang miskin.

“Berbicara tentang penataan Islam sebagai pemimpin Prancis melangkah jauh dan tidak sopan,” kata Erdogan, yang memimpin Partai AK yang berakar pada Islam.

“Siapa Anda sampai mengucapkan kalimat seperti penataan Islam?” celanya.

Turki dan Prancis adalah sekutu di NATO tetapi telah berselisih mengenai sejumlah masalah, dari kebijakan mereka di Suriah dan Libya hingga perselisihan mengenai eksplorasi hidrokarbon Ankara dan yurisdiksi maritim di Mediterania timur.

Baca Juga:: Turki Menekan prancis Tarik UU Anti Muslim

Erdogan dan Macron membahas ketidaksepakatan dan hubungan bilateral selama pembicaraan telepon bulan lalu, menyusul ketegangan berminggu-minggu di Mediterania timur. Kedua pria itu sepakat untuk meningkatkan hubungan dan menjaga saluran komunikasi tetap terbuka.

Namun, Erdogan mengatakan bahwa Macron telah mengabaikan persetujuan mereka dengan komentarnya, menambahkan bahwa memberi label Muslim di Prancis sebagai separatis akan menyebabkan “konflik besar”.

“Saat kami sepakat untuk meningkatkan hubungan dan dialog kami sekitar seminggu atau 10 hari yang lalu, lihat seberapa cepat dia melupakan ini,” ujar Erdogan.

“Dia membuat pernyataan ini tepat setelah (panggilan kami) menunjukkan betapa dia harus menunjukkan rasa hormat,” tukasnya.

Turki Menekan Prancis Tarik UU Anti Muslim Turki Menekan Prancis Tarik UU Anti Muslim

Turki Menekan Prancis Tarik UU Anti Muslim – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang Turki yang menekan Prancis untuk mernarik undang-undang Anti-Muslim.

ANKARA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki mengkritik Rancangan Undang-Undang (RUU) yang diajukan Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan dalih menciptakan “Pencerahan Islam”.

Kemlu Turki menganggap RUU kontroversial ini hanya akan meningkatkan xenophobia, rasisme, diskriminasi dan Islamophobia.

“Bukan urusan siapa pun untuk menargetkan agama kami yang mulai, yang namanya berarti damai, untuk ide yang dipalsukan dan dibiaskan dengan upaya untuk mencerahkannya,” papar Kemlu Turki.

“Kami pikir mentalitas yang membentuk dasar RUU ini akan membawa pada konsekuensi buruk daripada memberi solusi pada masalah Prancis,” ungkap Kemlu Turki, dilansir Memo.
Kemlu Turki menambahkan bahwa negara tidak memiliki hak untuk menentukan layanan agama dan penerjemahan yang dipeluk umatnya melalui UU.

Pernyataan Turki menekankan bahwa konsep seperti Islam Eropa dan Islam Prancis bertentangan dengan konvensi legal dan hak asasi manusia (HAM).

Turki mendorong adopsi konsep yang lebih konstruktif untuk menghormati agama dan nilai moral, bukannya melihat pihak lagi dari sudut pandang sekuler murni.
Kami akan memantau perkembangna RUU ini dengan dekat dan terus mengangkatnya pada Prancis agar ditarik dari platform bilateral dan multilateral,” papar Kemlu Turki.

Pekan lalu Macron memicu kontroversi dengan mengatakan, “Islam adalah agama yang dalam krisis di penjuru dunia hari ini.”

Macron menyatakan pemerintahannya berencana menyajikan RUU pada Desember untuk memperkuat UU 1905 yang secara resmi memisahkan gereja, agama dan negara di Prancis.

Orang Tewas Dalam Bentrok Hindu Islam Di India Orang Tewas Dalam Bentrok Hindu Islam Di India

alagagrh.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Orang Tewas Dalam Bentrok Hindu Islam Di India. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Orang Tewas Dalam Bentrok Hindu Islam Di India

Korban tewas akibat bentrokan antara umat Hindu dan Islam di New Delhi, India terus bertambah hingga 38 orang. Lebih dari 200 orang mengalami luka-luka.Dikutip dari AFP, berdasarkan data Kamis malam, (27/2), 34 orang tewas tercatat di Rumah Sakit Guru Teg Bahadur (BTB). Direktur Rumah Sakit BTB Sunil Kumar mengatakan semua korban Bentrok Islam tewas mengalami luka tembak.Tiga korban tewas di rumah sakit Lok Nayak, dan satu lainnya di rumah sakit Jag Parvesh Chander. Seorang pengawas medis mengatakan sepuluh korban lain dalam kondisi serius dan dirawat di rumah sakit Lok Nayak.

Bentrokan mulai pecah pada Minggu malam. Kedua belah pihak saling serang menggunakan batu dan benda lain, serta merusak bangunan dan kendaraan.Insiden ini menjadi kerusuhan paling parah dalam beberapa dekade terakhir. Ribuan polisi anti huru-hara dan paramiliter berpatroli di sekeliling kota.Selain korban tewas, kerusakan juga terjadi di penjuru kota. Rumah, toko, masjid, sekolah, toko ban, dan satu pom bensin menjadi sasaran pembakaran.Menteri Utama Kota Delhi Arvind Kejriwal berjanji akan memberi kompensasi bagi keluarga korban tewas dan mereka yang rumahnya hancur akibat kericuhan.

Pihak kepolisian telah menangkap lebih dari 500 akibat bentrokan tersebut. Pihak berwenang juga akan menggelar pertemuan untuk meningkatkan keharmonisan antar komunitas di kota berpenduduk lebih dari 21 juta orang itu.UU kontroversial yang mengundang pro kontra itu mengizinkan India untuk memberi status kewarganegaraan terhadap imigran yang menerima persekusi di negara asal seperti Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan.

Beleid itu disahkan oleh pemerintahan Narendra Modi yang beraliran sayap kanan. Partai pengusung, Bhratiya Janata (BJP) dituduh bersikap diskriminatif terhadap umat Muslim.UU itu hanya berlaku bagi imigran pemeluk agama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Islam.Para kritikus menilai undang-undang ini dimanfaatkan oleh rezim Nahrendra Modi untuk mendorong India yang sekuler menjadi negara Hindu.Umat Muslim di Ibu Kota New Delhi menggelar pelaksanaan salat Jumat di bawah pengawasan polisi anti-huru hara India pada pekan lalu.

Pengawasan dilakukan seminggu setelah kerusuhan antara umat Muslim dan Hindu di timur New Delhi yang menewaskan 42 orang dan melukai puluhan lainnya.Puluhan masjid di timur New Delhi dilaporkan tetap menggelar salat Jumat dan khotbah perdana pasca-kerusuhan yang berlangsung selama empat hari itu terjadi.Kepolisian terlihat berpatroli di jalanan timur ibu kota yang masih berserakan pecahan kaca dan puing bekas kerusuhan.

Selain aparat kepolisian, belasan relawan juga turut membantu menjaga gelaran salat Jumat dengan berdiri di sebuah masjid utama di Mustafabad.”Ini adalah masa pengujian. Kita harus bersabar,” ucap ketua imam masjid tersebut dalam khotbah seperti dikutip AFP pada Senin (2/3).Sang imam juga mengimbau para jemaah untuk tenang, Para jemaah diminta untuk membubarkan diri segera setelah salat selesai.

Baca Juga :Medsos Gempar Bentrok Hindu Muslim Di India

Meski kerusuhan telah berakhir, ketakutan dan ketegangan masih terasa di timur New Delhi. Polisi bahkan melarang jemaah Muslim untuk beribadah di salah satu masjid yang dibakar oleh oknum umat Hindu saat bentrokan berlangsung.Tidak jauh dari Mustafabad, sekelompok penduduk di daerah Shiv Vihar yang didominasi umat Hindu memblokir sejumlah jalan menuju salah satu masjid dengan kerangka sepeda motor yang terbakar.”Tidak ada yang akan diizinkan masuk sampai para perusuh ditangkap. Kami tidang ingin ada kekerasan,” teriak kerumunan tersebut.

Bentrokan antara umat Muslim dan Hindu ini bermula dari demonstrasi kecil menentang Undang-Undang Kewarganegaraan sekitar awal pekan lalu. UU kontroversial itu mengizinkan India memberi status kewarganegaraan terhadap imigran yang menerima persekusi di negara asalnya seperti Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan.Namun, UU itu hanya berlaku bagi imigran pemeluk agama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Muslim.Unjuk rasa itu meluas dan menjadi rusuh setelah umat Hindu dan umat Muslim saling melempar batu. Bahkan, beberapa orang yang terlibat dalam kerusuhan dilaporkan membawa pedang dan senjata lainnya.

Medsos Gempar Bentrok Hindu Muslim Di India Medsos Gempar Bentrok Hindu Muslim Di India

alagagrh.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Medsos Gempar Bentrok Hindu Muslim Di India. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Medsos Gempar Bentrok Hindu Muslim Di India

Kerusuhan antara umat Hindu dengan umat Muslim terjadi di India mengakibatkan 27 orang tewas dan seratusan orang mengalami luka-luka.India yang hanya memberi status kewarganegaraan bagi imigran yang menerima persekusi di negaranya dengan syarat beragama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Muslim.Beleid itu disahkan oleh pemerintahan Perdana Menteri India, Narendra Modi yang beraliran sayap kanan. Partai pengusungnya, Bhratiya Janata (BJP) dituduh bersikap diskriminatif terhadap umat Muslim.Beberapa saat setelah kejadian itu, lini masa Twitter diramaikan dengan tagar #ShameOnYouIndia yang telah dicuitkan hampir 50 ribu kali.

Salah satu akun yang berkicau dengan #ShameOnYouIndia adalah @galongkucing. Dia mengingatkan jangan ada yang terpancing ke arah agama karena kejadian di India. dia khawatir, hal itu justru bisa menimbulkan konflik baru di Indonesia.Dalam kicauannya, @galongkucing menyertakan sebuah foto profokasi yang dibuat oleh akun @tembangjiwa.”ni jangan ada yang kepancing ke arah agama .. nanti konfliknya malah di Indonesia .. push India .. dengan tagar #ShameOnYouIndia,” kicau @galongkucing.Hal berbeda disampaikan oleh akun @elmarahairinisa. Dia mengajak semua pihak untuk mengirim doa untuk umat muslim di India.”Hey guys. sending all of our prayers for our muslim brother and sister in india. #ShameOnYouIndia,” kicau @elmarahairinisa.

Selanjutnya, akun @mriski_9 juga menyertakan #ShameOnYouIndia dalam kicauannya. Akan tetapi, dia mengkritik Persatuan Bangsa-Bangsa yang tak mengambil tindakan tas kejadian di India.”Kenapa PBB kok diem aja yaa, padahal sudah jelas didepan mata ada kejadian brutal di india #ShameOnYouIndia #ShameOnIndia,” kicau @mriski_9.Adapun akun @SoulKingSHP mengingatkan agar seseorang tidak melakukan tindakan negatif kepada orang yang salah. Dia menyebut hal itu hanya akan melahirkan dendam dan kebencian yang tak mudah dihilangkan.

Adapun terkait dengan kejadian di India, dia melihat hal itu adalah pembantaian yang melibatkan pemangku kekuasaan.Sedangkan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (NU) New York Akhmad Sahal melalui akun @sahaL_AS mengutuk kekerasan atas nama agama terhadap minoritas muslim.

Baca Juga :Muazin Di London Ditikam Saat Azan

“Derita minoritas muslim yang jadi sasaran persekusi dan kekerasan kaum radikalis Hindu di India. Kekerasan atas nama agama apapun terhadap pengikut agama apapun harus dikutuk! Turut berduka cita atas muslim yg jadi korban di India. Lahumul fatihah,” kicau Akhmad.Selain berkomentar soal peristiwa dugaan diskriminasi terhadap muslim, akun @myusuffin berkicau tentang produk India. Dia menunggu apakah peristiwa tersebut akan membuat produk India diboikot.

“Lagi nungguin seruan aksi boikot produk India atas apa yg terjadi di sana,” kicau @myusuffin.Hal senada juga disampaikan oleh akun @smartAde091 yang mengusulkan untuk memboikot produk India. Kicauan itu adalah komentar ada kicauan yang disampaikan oleh akun @faridwadjdi yang menyampaikan bahwa ada seorang anak berusia 14 yang ditembak oleh ekstrimis Hindutva.”Boikot produk india di indonesia,” kicau @smartAde091.